Langsung ke konten utama

Membangun Sistem Sosial Struktural sebagai Refrensi Menciptakan Clean and Good Government


Hidup di dalam sistem sosial yang baik dan bersih adalah merupakan aspektasi dan cita-cita setiap orang. Sistem yang baik berarti sistem yang tertata dengan rapih, sistematis dan memiliki daya operasional yang sinergis dan yang terpenting adalah memiliki aspek keseimbangan (checks and balances) secara  sistemik. Sedangkan sistem yang bersih adalah, implementasi dari seluruh harapan setiap orang yang menghendaki agar sistem yang sudah baik tadi tidak dinodai oleh tangan-tangan “kotor”, terjaga dari segala bentuk penyelewengan baik yang terstruktur ataupun  tidak, serta tetap berjalan sesuai koridor aturan yang semestinya.
Mengingat konteknya adalah sistem sosial, maka hakekatnya iapun tidak selalu identik dengan sebuah lingkaran kekuasan an sich (authority power minded), atau dalam penafsiran yang lebih bebas; bahwa tidak semestinya obyek ini hanya kita pokuskan pada satu pilar dari sekian banyaknya segmen sosial yang ada, dan apalagi jika pilar itu kita patok hanya pada pemerintah saja. Akan tetapi obyek ini seharusnya juga terkait dengan pilar yang “diperintah” (baca; rakyat), sehingga kemudian dalam mengemban tugas penciptaan sistem yang baik dan bersih tidak saja menjadi tanggung jawab salah satu segmen secara dikotomis, tapi juga bagi kedua pilar tersebut. Namun memang akhirnya secara efesien harus muncul political will dari pemerintah untuk secara sungguh-sungguh dan tidak setengah hati merealisasikan misi ini. Oleh karenanya, aspek pemerintah sebagai objek menjadi sangat kental dalam topik bahasan ini.
Paparan singkat ini akan mencoba memberikan sebuah analisa kritis secara epistemologis  bagaimanakah sebuah pemerintahan (government) dapat dikatakan baik dan bersih, mungkinkah hal tersebut diwujudkan, sementara stigma kekuasaan yang telah begitu identik dengan budaya “penghalalan segala cara” dapatkah kita tepis,? lalu akhirnya secara “percaya diri” kita katakan, bahwa kemungkinan terciptanya sebuah pemerintahan yang baik dan bersih bukanlah sebuah utopia. Maka dari itu, di awal pembahasan akan penulis paparkan sebuah renungan teologis Islam atas cita-cita terwujudnya pemerintahan yang baik dan bersih (good and clean government), dengan tujuan agar sejatinya usaha kearah ini tidak hanya diresapi sebagai sebuah kepatuhan bernegara, akan tetapi juga kewajiban beragama; sebab hal itu memiliki sebuah sandaran ideologis dan nilai spiritualitas yang dianjurkan oleh semua agama. Setelah itu agar bahasan ini menjadi landing dengan realitas tanah air, kita akan mencari akar masalah nasional yang tengah terjadi, untuk mencaritau sejauhmanakah implementasi dari good governance. Sebuah paparan kritis yang obyektif diharapkan bisa penulis ketengahkan dalam bahasan di sini, Dan akhirnya sebagai solusi alternatif, sebagaimana dikemukakan secara simplisistis di muka, bahwa sebagai terapi bagi terciptanya good and clean government, menjadi penting kehadiran sebuah sistem sosial (bangsa) yang kita miliki; moralitas yang harus tercipta dari buah kesadaran dua arah, yaitu kesadaran kultural (budaya) dan struktural. Sehingga dengan modal ini, pemerintahan yang baik dan bersih tidak lagi menjadi utopis dan idealis, tetapi juga natural dan realistis.
Selengkapnya download di sini 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Judul-Judul Skripsi Akuntasi

SKRIPSI AKUNTANSI PENGUKURAN SEDERHANA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD UNTUK MENGANALISIS KINERJA PERUSAHAAN. ANALISIS PERHITUNGAN PENYUSUTAN AKTIVA TETAP MENURUT STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN SERTA UNDANG-UNDANG PERPAJAKAN PENGARUH TERHADAP PENGHASILAN KENA PAJAK PADA PERUM PEGADAIAN PUSAT  FUNGSI INTERNAL AUDITOR PADA PT. CITRA BANGUN DAPAT BERPERAN BAGI TERCAPAINYA PEMERIKSAAN INTERN YANG BAIK PERANAN PERILAKU SOSIAL PT “X” SEBAGAI BENTUK  PERTANGGUNGJAWABAN SOSIAL PERUSAHAAN TERHADAP LINGKUNGAN SEKITARNYA ANALISIS PERKEMBANGAN KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH DI ...... ASIMETRI INFORMASI BERPENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP PRAKTIK MANAJEMEN LABA PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI FLOORING PADA PT RIMBA KARYA RAYATAMA DI SAMARINDA PENGARUH MOTIVASI, METODE PEMBELAJARAN DAN  LINGKUNGAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI PADA SISWA KELAS XI ILMU SOSIAL SMA NEGERI HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KARYAWAN SECARA ...

METODELOGI PENELITIAN

A. Pengertian Metotelogi berasal dari kata methodology artinya ilmu yang menerangkan metoda-metoda/caracara. Penelitian adalah terjemahan dari bangsa ingris “research” yang terdiri dari kata re (mengulang) dan search (pencarian, penelusuran dan penelitian), maka reseach dapat diartikan berulang melakukan pencarian. Sedangkan menurut kamus bahasa Indonesia dalam Irwan Soehartono (2000:1), penelitian berarti pemeriksaan yang teliti. Jadi metodelogi penelitian adalah seperangkat pengetahuan tentang langkah-langkah sistematis dan logis tentang pencarian data yang yang berkenaandengan masalah yang tertentu untuk diolah, dianalisis, diambil kesimpulan dan selanjutnya dicarikan pemecahan masalahnya. B. Sejarah Perkembangan Metodologi Penelitian Hadi mengatakan dalam Wardi Bachtiar (1997:9) tampaknya para pakar metodologi penelitian sepakat dengan pendapat Fummel yang mengungkapkan bahwa sejarah perkembangan mencari kebenaran yang berlangsungdalam periode-periode pertama adalah trial er...

JUDUL-JUDUL SKRIPSI EKONOMI MANAJEMEN

Berikut JUDUL-JUDUL  SKRIPSI EKONOMI MANAJEMEN yang bisa dijadikan sebagai tambahan refrensi dalam membuat skripsi. judul-judul skripsi ekonomin manajemen di bawah ini lengkap dengan isinya dari BAB I sampai BAB penutup. untuk pemesanan silakan ke menu cara pemesanan skripsi.   PENGARUH FAKTOR PSIKOGRAFI  TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN MCDONALD’S DI BALI ANALISIS PENGGUNAAN SELEBRITIS SEBAGAI ENDORSER TERHADAP BRAND ASSOSIATION PRODUK JAMU TOLAK ANGIN SIDO MUNCUL ANALISA STRATEGI PENGEMBANGAN PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA PADANG ANALISIS PERSEPSI BRAND ASSOCIATION MENURUT PELANGGAN SABUN MANDI CAIR LUK PADA PT. UNILEVER INDONESIA, TBK . ANALISIS PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DI TIRTA MULYA PENGARUH HARGA, PROMOSI DAN KUALITAS TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK ALKOHOL ONE MED DI KOTA SEMARANG (STUDI KASUS PADA CV. GLOBAL SURYA MEDICA)   MANAJEMEN PE...